Eksplorasi Dunia Cabai! ๐ŸŒถ๏ธ

Semua rahasia menanam cabai pedas berbuah lebat ada di sini.

Bukan Cuma Diberi Makan: Rahasia Perawatan Harian Cabai dan Tomat

Agar Tumbuh Kokoh dan Berbuah Lebat

Sama seperti membesarkan anak, sekadar memberi makan saja tidak cukup. Tanaman cabai dan tomat di pekarangan juga butuh "bimbingan" dan perawatan raga agar tubuhnya kokoh menopang buah yang lebat. Tentu saja, perawatannya kita buat lebih rapi dengan ukuran yang pasti, bukan sekadar tebak-tebakan.

  • Tanaman cabai dan tomat yang subur pasti akan berbuah lebat.
  • Tanpa tiang penyangga, batangnya bisa patah atau ambruk menyentuh tanah, apalagi jika terkena angin kencang.
  • Siapkan bilah bambu dengan panjang tepat 150 sentimeter dan lebar 2 sentimeter. Runcingkan bagian bawahnya.
  • Tancapkan ajir ini tepat pada hari ke-15 setelah bibit dipindahkan ke polybag.
  • Tancapkan bilah bambu sedalam 10 sentimeter ke dalam tanah, dengan jarak tepat 5 sentimeter dari pangkal batang utama.
  • Ikat batang tanaman ke tiang bambu membentuk angka delapan agar batang tidak tercekik.
  • Lakukan pengikatan setiap jarak 20 sentimeter mengikuti pertumbuhan tinggi tanaman.
  • Jika dibiarkan, tunas air akan mencuri jatah makanan yang seharusnya dikirim ke atas untuk membentuk bunga dan buah.
  • Lakukan pemangkasan pada rentang umur tanaman 20 hingga 30 hari setelah pindah tanam, saat cuaca cerah di pagi hari (pukul 07.00 hingga 09.00) agar luka cepat mengering.
  • Cari percabangan utama yang berbentuk huruf "Y".
  • Potong seluruh tunas kecil dan daun tua yang berada di bawah cabang "Y" tersebut hingga batang bawah bersih total.
  • Gunting pangkal tunas air dengan menyisakan jarak 1 sentimeter dari batang utama. Jangan pernah mencabut menggunakan tangan kosong.
  • Tanah di dalam polybag lama-kelamaan akan memadat karena terus-menerus disiram air.
  • Lakukan perawatan pendangiran ini secara rutin setiap 14 hari sekali.
  • Gunakan sendok makan bekas, korek dan gemburkan permukaan tanah di area pinggir polybag sedalam 3 sentimeter.
  • Hati-hati, jangan sampai mengenai area tengah yang menjadi pusat akar.
  • Jika ada rumput liar (gulma) yang tumbuh di dalam polybag, cabut 100% hingga ke akarnya.
  • Sebelum menggunakan ramuan organik pelumpuh hama, langkah pencegahan terbaik adalah dengan mengecek tanaman secara langsung.
  • Lakukan pengecekan rutin setiap 3 hari sekali, tepat pada pukul 16.00 atau 17.00 sore.
  • Balikkan daun tanaman satu per satu dari bawah ke atas dan perhatikan permukaan bawah daun.
  • Jika menemukan telur ulat atau kutu putih kurang dari 5 ekor, segera ambil dan gencet menggunakan jari.
  • Jika jumlahnya lebih dari 5 ekor per daun, barulah jadwal penyemprotan ramuan organik dilakukan secara menyeluruh.

Jurnal Berkebun ๐Ÿ“